TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Koperasi dan UKM DIY mendorong koperasi di DIY naik kelas menjadi koperasi modern. Kepala Dinas Koperasi dan UKM (Dinkop UKM) DIY, Srie Nurkyatsiwi mengatakan ada 1.900-an koperasi di DIY.
Namun tidak semuanya aktif. Dengan koperasi modern, ia berharap koperasi naik kelas. "Untuk yang aktif ada 1.500-an koperasi. Kami melakukan pendampingan agar koperasi naik kelas melalui koperasi modern. Dengan kualitas, diharapkan dapat menangkap dinamika. Apalagi yang masuk ke dalam koperasi adalah UMKM juga," katanya, Kamis (19/05/2022).
Ia menerangkan mayoritas koperasi di DIY adalah simpan pinjam, namun ada pula koperasi produsen dan koperasi konsumen. Dengan banyaknya koperasi di DIY, ia ingin koperasi bergerak disektor riil. Sehingga aktivitas koperasi lebih kuat. Agar koperasi lebih kuat, pihaknya melakukan berbagai pelatihan dan pendampingan yang melekat. "Kami dampingi, terutama penguatan skill mereka terhadap digitalisasi kelembagaan. Dari sisi legalitas, perlindungan hukum, kami dampingi secara melekat,"terangnya.
Tidak hanya koperasi pihaknya juga memberikan pelatihan bagi UMKM di DIY. Mulai dari pengembangan produk, pemasaran, hingga digitalisasi marketing.
"Kami berharap koperasi dan UMKM bisa naik kelas. Kita bisa lihat naik kelas itu kan dari omzetnya juga," imbuhnya.
sumber : https://jogja.tribunnews.com/2022/05/19/dinkop-ukm-diy-mendorong-ribuan-koperasi-naik-kelas-melalui-koperasi-modern


















