Grha Baitut Tamwil Muhamka Dibangun di Jantung Kabupaten Pekalongan


By : Admin Date : 2 years ago

KAJEN- Pencapaian yang luar biasa di tahun 2020 bagi KSPPS Baitut Tamwil Muhamka dengan berdirinya Grha Muhamka atau kantor pusat Baitut Tamwil Muhamka (BT Muhamka) di Jalan Mandurorejo Kajen, Kabupaten Pekalongan.

Selaku Pengurus KSPPS BT Muhamka, Muhammad Basori Anwar, mengungkapkan rencana Grha Muhamka sebagai kantor pusat BT Muhamka ini didirikan melihat kondisi sekarang yang cukup padat pekerjaan. KSPPS BT Muhamka sendiri sebagai koperasi yang berbadan hukum Jawa Tengah oleh karena itu dirasa perlu adanya kantor pusat. Yang nanti untuk peresmiannya gedung baru Sabtu (17/10/2020), ini bertujuan dalam rangka pengembangan KSPPS BT Muhamka.

Dimaksud dengan adanya pembangunan gedung baru ini agar kelak mampu menampung berbagai kegiatan BT Muhamka sendiri, mengingat BT Muhamka saat ini sudah ada di beberapa lokasi seperti Kantor Cabang Paninggaran, Kantor Cabang Kandangserang, Kantor Kas Kedungwuni, serta di Kajen sendiri. Dan tidak menutup kemungkinan kedepan akan mengembangkan cakupanya hingga keluar Wilayah Pekalongan.

"Masuk dalam rencana jangka menengah kami akan ada pengembangan membuka di wilayah Kabupaten Pemalang, Batang dan seterusnya hingga mampu tembus keluar propinsi kelak," tutur Basori kepada Radar, Kamis (15/10/2020)

Tidak lepas dari Visi Misi serta tujuan didirikanya BT Muhamka sebagai lembaga keuangan syariah, terletak di jantung Kota Kabupaten Pekalongan tampak semakin komplek mobilitas orang baik dalam aktivitas sosial maupun ekonomi yang berdampak meningkatnya kebutuhan pelayan jasa keuangan, maka oleh karena itu BT Muhamka ingin memenuhi kebutuhan masyarakat dan sekaligus mewujudkan visi BT Muhamka : "Terwujudnya lembaga keuangan yang unggul dan berkualitas".

"Dari visi tersebut mengandung makna yang kita jabarkan dalam 5 Misi diantaranya misi pertama melaksanakan dakwah Bilhal dibidang ekonomi syariah kepada warga persyarikatan dan masyarakat pada umumnya, kedua untuk membangun peradaban ekonomi syariah kepada Aum perserikatan serta mitra usaha pada umumnya, ketiga menjadikan lembaga keuangan syariah yang terdepan, keempat menjadikan lembaga keuangan syariah ini kuat, sehat serta mandiri dan kelima sebagai lembaga keuangan mampu memberikan pelayanan yang amanah, cepat, tepat dan akurat," uraiannya.

Basori berharap dengan Visi dan Misi tersebut bisa memenuhi dan merespon masyarakat agar mampu mengajak masyarakat layaknya muamalah secara syar'i.

Secara histori, BT Muhamka sendiri didirikan sejak 1999 dengan istilah perubahan secara regulasi dari Koperasi Simpan Pinjam, KJKS sempat bergabung menjadi marger di tahun 2016. Dalam proses marger BT Muhamka akhirnya melepas diri hingga di tahun 2019 keluar dan membentuk badan kelembagaan mandiri dengan nama KSPPS Baitut Tamwil Muhamka hingga sekarang.

"Hampir mendekati dua tahun BT Muhamka mandiri, bila dilihat dari pengembangan aset maupun keanggotaan dinilai meningkat dengan membuka 5 kantor cabang pembantu dan kantor kas. Bisa dibilang aset sekarang sudah diangka lebih dari 51 M dengan ribuan keanggotaan didalamnya," terangnya.

Ditempat yang sama, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kajen, Ahmad Soleh turut mengungkapkan dengan adanya gedung baru BT Muhamka yang merupakan milik Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kajen yang nanti akan mengelola beberapa Aum Muhammadiyah dimana semua Aum adalah membentuk dakwah baik yang meliputi bidang kesehatan, sosial, pendidikan maupun keuangan sendiri. Sehingga diharapkan BT Muhamka sendiri agar cabang Muhammadiyah Kajen berdakwah lewat keuangan di sekitar Kabupaten Pekalongan.

"Oleh karena itu sebagai pimpinan cabang kami akan terus memberikan motivasi baik kepada pengurus maupun manager dan pengelola untuk bisa meningkatkan kinerja maupun SHU, mengingat peningkatan SHU sendiri nanti akan kembali kepada masyarakat melalui AUM PAY ataupun kegiatan sosial lainya. Jadi dari SHU itulah cabang Kajen mampu mengembangkan amal usaha sehingga saat ini telah muncul pula Pondok Pesantren As Salam, ini merupakan hasil dari BT Muhamka sendiri. Dan alhamdulillah dengan kembalinya mandiri di tahun 2019 ini lebih mudah memberikan kebijakan dimana termasuk peresmian kantor pusat baru yang representatif di pusat Kabupaten Pekalongan tersebut," jelas Soleh.

Ditambah pula, Manager BT Muhamka, Arino Kelasio, bahwa berawal dari mimpi besar dimana kami ingin berkembang lebih besar, lebih pesat serta meluas jangkauan BT Muhamka hingga Provinsi Jawa Tengah kedepanya.

"Berawal dari mimpi besar yang diharapkan gedung sendiri kedepan mampu digunakan sebaik-baiknya, dan tentu akan menopang berbagai macam kegiatan yang disana kita akan membuat trobosan baru yang lebih inovatif di BT Muhamka sendiri. Setelah gedung diresmikan kedepan kami akan berfikir ingin mengembangkan kantor cabang, kantor cabang pembantu atau kantor kas dan akan kita mulai dari wilayah Pemalang, lanjut wilayah Barat, lanjut selatan baru masuk ke Timur hingga keseluruhan kita jangkau bertahap, sehingga kelak mampu mendirikan peradaban ekonomi syariah yang kita impikan,"jelasnya

Selaku Bendahara pengurus BT Muhamka, Wiro Purnomo, merasa bangga dengan adanya gedung baru tersebut tidak hanya dari keluarga BT Muhamka, Pengurus namun juga anggota dimana mampu mewujudkan kepada masyarakat kabupaten pekalongan bahwa perekonomian yang dibangun BT Muhamka dulu gagas menjadi impian besar mampu perlahan terwujud menjadi icon baru perekonomian perbankan syariah di jantung ibu kota kabupaten pekalongan.

"Alahamdulillah gedung tiga lantai dengan luas tanah -/+ 2.000 m2/dan bangunan 3 lantai seluas 600 m2. Dengan biaya total pembangunan 2.1 M di dapat dari gotong royong bersama anggota bagaimanapun ini wujud dari uang anggota, dan semoga mampu dimanfaatkan bersama kedepan. Karena prinsip kami BT Muhamka harus dekat di hati, dimana setiap langkah kita masyarakat membutuhkan pembangunan, masyarakat harus maju dan mereka memiliki mitra yang tidak lain adalah BT Muhamka dan setiap mempunyai keinginan dan mimpi selalu ingat dengan kita," pungkasnya. (ADV/ap3)


https://radarpekalongan.disway.id/read/22618/grha-baitut-tamwil-muhamka-dibangun-di-jantung-kabupaten-pekalongan/15


Share this article :

Tambah Komentar


Program Transformasi Digital


Daftar sekarang

Tentang Kami

Kolaborasi Kementerian Koperasi dan UKM dengan Indonesian Consortium for Cooperatives Innovation (ICCI). Terbuka kepada berbagai pihak yang ingin berkontribusi membangun knowledge hub bersama terkait inovasi perkoperasian di Indonesia.

Lebih lanjut

Didukung Oleh