Koperasi Primer Mitra Kelapa, Melindungi dan Meningkatkan Taraf Hidup Petani Kelapa


By : Admin Date : 2 years ago

Berawal dari keprihatinan atas kebun kelapa yang berpindah tangan ke tengkulak, kondisi kebun yang tidak terawat, pohon kelapa yang sudah tua dan produktivitas menurun. Kehidupan petani kelapa yang kurang sejahtera karena hanya menjual kelapa butiran dan tidak adanya wadah bagi petani untuk berkumpul dan melakukan pengolahan kelapa menjadi produk-produk yang bisa memberikan nilai tambah. Beberapa pemuda desa menggagas untuk membentuk komunitas yang kegiatannya menjual kelapa secara berkelompok, seiring berjalannya waktu mendorong untuk terbentuknya Koperasi Produsen Mitra Kelapa Pangandaran pada tahun 2016.

Koperasi Produsen Mitra Kelapa Pangandaran (KMKP) terus mengembangkan usahanya dengan pembinaan anggota dalam pertanian kelapa dan penghimpunan kelapa dari anggota untuk selanjutnya diolah menjadi beberapa produk seperti Coco Fiber dengan kapasitas produksi mencapai 90.000 kg/bulan, Cocopeat 120.000 kg/bulan, Arang Tempurung 4.000 kg/bulan, Tepung Kelapa 20.000 kg/bulan, Coconut Chip 1.000 kg/bulan dan Minyak Kelapa 500 liter/bulan.

Proses bisnis yang dijalankan koperasi mulai dari hulu yaitu pendampingan dan pembinaan anggota dalam pertanian kelapa. Selanjutnya koperasi melakukan penyerapan hasil panen dan pemberdayaan anggota dalam produksi kelapa dan turunannya. Lalu pada hilirnya produk dipasarkan di Indonesia dan diekspor ke Cina dan Jepang. Anggota yang tergabung ke dalam koperasi mencapai 23 orang.


Beberapa perusahaan yang menjadi offtaker produk koperasi adalah PT. Mahligai Indococo Fiber dan PT. Mega Internasional


Share this article :

Tambah Komentar


Program Transformasi Digital


Daftar sekarang

Tentang Kami

Kolaborasi Kementerian Koperasi dan UKM dengan Indonesian Consortium for Cooperatives Innovation (ICCI). Terbuka kepada berbagai pihak yang ingin berkontribusi membangun knowledge hub bersama terkait inovasi perkoperasian di Indonesia.

Lebih lanjut

Didukung Oleh