Koperasi Produksi Susu dan Usaha Peternak KPS Bogor


By : Admin Date : 2 years ago

Koperasi Produksi Susu (KPS) Bogor adalah koperasi primer yang beranggotakan para peternak sapi perah. Koperasi ini terbentuk pada 21 Oktober 1970 di Desa Kedung Halang, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. 

KPS Bogor merupakan mediator antara peternak dengan Industri Pengolahan Susu (IPS) atau bisa disebut pembeli pertama susu dari peternak sapi yang kemudian didistribusikan ke IPS. Dalam memasarkan produk susu segar dari para anggotanya, KPS Bogor bekerja sama dengan beberapa IPS yaitu Indolakto, Cimory, PT UNI Fam, industri rumah tangga. 

KPS Bogor memiliki dua TPS (Tempat Pengumpulan Susu) yaitu di Kunak dan TPS Sholeh Iskandar di kantor KPS Bogor. KPS Bogor mengembangkan beberapa unit usaha dalam rangka memenuhi kebutuhan anggota. 

Unit usaha yang dijalankan selain penampungan dan pemasaran susu sapi perah yaitu perdagangan obat hewan, dan perdagangan pakan ternak sapi perah dan produk turunan berupa yogurt dan susu pasteurisasi.

Potensi anggota koperasi berjumlah 876 orang dengan pendapatan mencapai Rp 667 juta/tahun pada 2021, jumlah aset koperasi Rp 14.6 miliar dan volume usaha koperasi Rp 29,5 miliar. Jumlah lahan ternak yang dikelola koperasi seluas 38 ha dengan jumlah lahan ternak yang dikelola anggota seluas 100 ha, jumlah lahan ternak rata-rata yang dimiliki anggota 4.250m. Koperasi sudah mempunyai merek untuk pakan ternak dengan nama KPS FEED.


Penyusun: Rausyan Fikry (PMO Deputi Perkoperasian)


Share this article :

Tambah Komentar


Program Transformasi Digital


Daftar sekarang

Tentang Kami

Kolaborasi Kementerian Koperasi dan UKM dengan Indonesian Consortium for Cooperatives Innovation (ICCI). Terbuka kepada berbagai pihak yang ingin berkontribusi membangun knowledge hub bersama terkait inovasi perkoperasian di Indonesia.

Lebih lanjut

Didukung Oleh