Koperasi Unit Desa (KUD) BATU


By : Admin Date : 2 years ago

Koperasi Unit Desa (KUD) BATU (Bebarengan Anggayuh Tentreme Urip) berdiri dari hasil amalgamasi dari berbagai koperasi buah-buahan Maluslana, koperasi sayur-mayur Peskopsama, koperasi bunga Mawar dan koperasi susu Tirtowaluyo. Berdasarkan Inpres koperasi memutuskan untuk berdiri sendiri dan dengan seiring berjalannya waktu, KUD Batu menjadi koperasi unit desa terbesar di kota Batu.

Selain terkenal dengan sektor peternakan susu sapi, koperasi ini juga merambah ke sektor pariwisata. Dalam perjalanannya, saat ini koperasi memiliki 2.598 anggota dengan anggota peternak aktif mencapai 726 orang (tb 2021) yang tersebar di 3 kecamatan yaitu Batu, Bumiaji dan Junrejo. 

Saat ini, peternak menghasilkan rata-rata susu sapi sekitar 24rb liter per hari, jika diakumulasikan menjadi 8,7jt liter per tahun. Jumlah total sapi perah mencapai 4.562 ekor dengan omset dari berbagai unit koperasi sebesar Rp 92 M dan aset sebesar Rp 87 M. 

Proses kegiatan koperasi dimulai dari hulu yaitu menerima setoran susu segar dari peternak yang kemudian diolah menjadi yogurt dan susu kemasan. Setelah melalui proses pengolahan selanjutnya koperasi mendistribusikan produknya ke beberapa outlet di wilayah Malang dan Surabaya sekitarnya.


Penyusun: Rausyan Fikry (PMO Deputi Perkoperasian)


Share this article :

Tambah Komentar


Program Transformasi Digital


Daftar sekarang

Tentang Kami

Kolaborasi Kementerian Koperasi dan UKM dengan Indonesian Consortium for Cooperatives Innovation (ICCI). Terbuka kepada berbagai pihak yang ingin berkontribusi membangun knowledge hub bersama terkait inovasi perkoperasian di Indonesia.

Lebih lanjut

Didukung Oleh