Memberdayakan Lingkungan Pesantren Melalui Nashrul Ummah Nusantara


By : Admin Date : 2 years ago

Berdirinya koperasi ini tidak dapat dipisahkan dari Pondok Pesantren Nashrul Ummah yang menjadi salah satu unit pendidikan yang berada di bawah Yayasan Nusantara Satu Kudus. Kegiatan usaha yang dirintis pertama kali oleh koperasi adalah resto nusantara yang lokasinya berada di komplek Pondok Pesantren Nashrul Ummah Mejobo. Resto Nusantara sendiri awalnya dikelola oleh guru dan santri SMK Assa’idiyyah 2 Kudus, sebagai media pembelajaran dan praktikum bagi peserta didik Program Studi Tata Boga SMK Assa’idiyyah 2 Kudus.

Atas prakarsa dan inisiasi dari H. Nusron Wahid, selaku Ketua Pembina Yayasan Nusantara Satu Kudus, pada medio 2017 dibangunlah kandang ayam broiler dengan kapasitas 36.000 populasi ayam dengan model close house. Kandang ayam broiler ini pada pengelolaan awalnya dikerjasamakan dengan pihak ketiga sampai pertengahan tahun 2019. Setelah medio 2019, pengelolaan kandang ayam broiler ini sepenuhnya berada di bawah koperasi. Pengelolaan kandang ayam broiler saat ini menjadi usaha utama koperasi.

Produksi ayam broiler memiliki siklus mulai dari persiapan sampai panen antara 55-60 hari. Sehingga dalam satu tahun, sedikitnya terdapat 6 kali siklus. Sistem kemitraan kandang ayam koperasi selaku peternak, bekerja sama dengan mitra atau perusahaan inti plasma secara independen. Artinya, koperasi dapat memilih mitra atau perusahaan inti plasma sesuai keinginan dan tidak terikat kontrak selamanya. Beberapa perusahaan inti plasma yang menjadi mitra kandang koperasi, diantaranya PT. Japfa Comfeed Indonesia, PT Samsung, PT Charoen Pokphand, dan PT Rukun Mitra Bersama.

Saat ini anggota yang bergabung ke koperasi sebanyak 30 orang, yang sebagian besar berasal dari lingkungan pesantren. Unit bisnis yang dikelola selain peternakan ayam yaitu peternakan kambing, mulai dari pembibitan hingga penggemukan. Dalam melakukan usaha ternak kambing, selain mengelola secara mandiri juga menggandeng kelompok tani Haidar Farm. Saat ini, Koperasi Nashrul Ummah Nusantara memiliki 50 ekor kambing.

Selain menjalankan unit peternakan, koperasi juga mengembangkan kegiatan usaha di bidang pertanian. Unit kegiatan usaha pertanian pada koperasi meliputi Melon, jagung, cabai, pisang, ketela, padi, dan tebu. Koperasi bertanam dengan memanfaatkan lahan seluas 2 hektar milik Yayasan Nusantara Satu Kudus, yang berada satu komplek dengan pondok pesantren Nashrul Ummah. Khusus tanaman tebu, koperasi menyewa lahan seluas ±12 hektar yang berada di Desa Tunggul Pandean. 

Kegiatan usaha lainnya yang dikembangkan koperasi adalah sektor perikanan. Koperasi melakukan budidaya ikan lele dengan menggunakan sistem bioflok. Kolam lele koperasi berjumlah 10 (sepuluh) dengan kapasitas tampung sebanyak 2.500 – 3.000 lele/kolam. Koperasi memiliki Depot Air Isi Ulang dengan penjualan rata-rata air isi ulang di kisaran 20 – 30 galon/hari.


Koperasi melakukan kemitraan dengan PT Widodo Makmur Unggas sebagai supplier hasil dari usaha peternakan ayamnya.


Share this article :

Tambah Komentar


Program Transformasi Digital


Daftar sekarang

Tentang Kami

Kolaborasi Kementerian Koperasi dan UKM dengan Indonesian Consortium for Cooperatives Innovation (ICCI). Terbuka kepada berbagai pihak yang ingin berkontribusi membangun knowledge hub bersama terkait inovasi perkoperasian di Indonesia.

Lebih lanjut

Didukung Oleh