Koperasi Perlu Diferensiasi


By : Admin Date : 4 years ago

Visi yang menantang di atas rata-rata dan pilihan strategi yang jelas menjadi kunci bagi koperasi menjalani ketidakpastian di masa mendatang

Masa depan berkembang tidak linear, eksponensial dan sulit diprediksi. Sayangnya, kita terlalu terbiasa untuk mengadaptasi, meniru dan memodifikasi ide dari para pesaing.

Sedikit sekali penggiat koperasi yang melahirkan ide yang mengejutkan. Padahal, kita hanya perlu imajinasi tanpa data, dokumen, dan analisis yang muluk-muluk untuk membuka menciptakan ide-ide baru.

Pasar selalu melahirkan ketidakpastian, bagi yang mengerti cara lepas dari kebimbangan, mereka menantang aturan tersebut agar berani mengubah pasar. Pasar selalu dilandasi pada pemenuhan kebutuhan yang sama, dan solusi yang seragam dari banyak kompetitor di sektor yang sama.

Logikanya sederhana, setiap entitas bisnis selalu ingin melayani konsumen sebanyak-banyaknya. Sedikit yang tertarik untuk melayani segmen konsumen yang kecil dan spesifik.

Maka bukan hal yang aneh, jika rata-rata riset pasar menghasilkan hal yang terlalu umum dan kurang relevan bagi kemunculan inovasi.

Akhirnya yang terjadi kita selalu suka meniru pesaing. Akibat peniruan terus-terus menerus, kita dipaksa untuk perang harga, dan saling menghancurkan. Dalam atmosfir seperti ini, profit selalu dihasilkan dari efesiensi, bukan inovasi.

Koperasi harus bisa menyelamatkan diri dari jebakan tersebut. Koperasi perlu belajar mendefinisikan pasar secara berbeda, karena tidak ada satupun bisnis yang mampu mengatur batasan permainan dan bagaimana pasar bekerja. Bahkan, sejarah ekonomi telah membuktikan, perusahaan yang paling monopolistis pun tidak ada yang abadi selamanya.

Kemampuan koperasi untuk mengubah arah, membuat lompatan, mendiferensiasi diri, baik secara cepat maupun lambat adalah keterampilan penting bagi keberlangsung koperasi untuk tetap relevan mencetak profit dan memberikan benefit kepada anggota.

Koperasi kita harus melampaui persaingan dengan mendefinisikan ulang pasar secara kreatif. Berkonsentrasi pada segmen kecil potensial alih-alih terpaku pada pasar mainstream yang makin seragam. Dengan memanfaatkan kejutan perubahan teknologi sembari mendeferensiasi koperasi dari yang lain.

Koperasi yang memiliki deferensiasi yang kuat dari sisi produk, layanan dan model bisnis, akan selalu mendapatkan perhatian. Diferensiasi adalah anak kandung inovasi. Menjadi berbeda merupakan kekuatan penting bagi koperasi untuk bersaing dengan korporasi. Proses diferensiasi merupakan jalan terjal nan panjang yang diperlukan komitmen dan kerja sama.

Gunakan protipe untuk membuka segmen pasar baru dengan menguji produk baru. Terus menggali perilaku pelanggan kita, kenapa mereka tidak mau atau tidak bisa mengunakan produk baru kita?

Cari tahu masalah, keinginan dan kebutuhan mereka lebih rinci dengan cara berbeda. Temukan sesuatu yang benar-benar berbeda dari koperasi kita, dan jika kita menemukan point of difference-nya, bukan hal mustahil, pelanggan akan tertarik menjadi anggota kita.

Gagal lebih awal dengan sumber daya lebih sedikit selalu berhasil membuka peluang bisnis baru. Karena tidak berani mengambil resiko sangat bertentangan dengan pertumbuhan radikal.

Koperasi kita harus memahami, banyak jalan menuju kesuksesan, jadi pilihlah jalan yang paling sepi untuk melaju kencang. Kita hanya memerlukan satu ide yang berbeda untuk membuka kemungkinan-kemungkinan baru yang tak pernah terbayangkan sebelumnya.

Terakhir ingat nasihat Steve Jobs,”Umur Anda Terbatas, Jangan menyia-nyiakannya dengan meniru jalan hidup orang lain”.

Oleh Wildanshah


Share this article :

Tambah Komentar


Program Transformasi Digital


Daftar sekarang

Tentang Kami

Kolaborasi Kementerian Koperasi dan UKM dengan Indonesian Consortium for Cooperatives Innovation (ICCI). Terbuka kepada berbagai pihak yang ingin berkontribusi membangun knowledge hub bersama terkait inovasi perkoperasian di Indonesia.

Lebih lanjut

Didukung Oleh